Proyek ” Siluman” Pengurukan Makam Didesa Gisik cemandi Tanpa Papan Nama

Sidoarjo- Pengurukan makam Desa cemandi kecamatan sedati kabupaten Sidoarjo sebagai antisipasi datangnya musim penghujan yang seharusnya ditinggikan ,dengan melakukan pengurukan setinggi 50 cm sampai 100 cm.

Sedangkan proyek pengurukan makam senilai Rp 123 jt patut di pertanyakan. Pasalnya anggarannya berasal dari dana desa tahun 2021 proses pengerjaannya asal-asalan.

Selain itu tidak hanya papan nama teknis pelaksanaan juga tidak terpasang di area proyek.
Mohammad Nasir sekretaris panitia proyek saat dikonfirmasi via telfon terkait pelaksanaannya terkesan di sembunyikan bahkan balik menanyakan anda wartawan mana dan siapa nama kepala desa Cemandi .

Di tempat terpisah kepala desa Cemandi M.Alimin saat dikonfirmasi awak media di kantor pemdes Gisik Cemandi Jumat ( 24/09/2021) membenarkan bahwa di desanya sedang ada pelaksanaan pengerukan makam yang sumber dananya berasal dari dana desa serta bantuan dari beberapa pihak.

Alimin menambahkan ” ketika ada warga meninggal dunia di musim penghujan kita tidak bisa menggali makam ,karena tanah makam selalu banjir sehingga kita mesti mencari solusi dengan melakukan pengurukan ini ” imbuhnya.

” Lebih jelasnya anda bisa langsung nemui PK Nasir sebagai sekretaris penitia pelaksana,
” kata Alimin .

Hal diatas sangat bertolak belakang dengan instruksi bupati Gus Mudhlor yang mengatakan dalam pengunaan dana desa pemerintah desa harus transparan karena itu amanah Undang undang. Salah satu undang undang yang mengatur keterbukaan informasi publik adalah UU nomor 14 tahun 2008.
Menurutnya ini dilakukan agar kepercayaan masyarakat kepada pemerintah desa dan meningkatkan partisipasi masyarakat dal pembangunan di desa (GUS) bersambung……

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *