Proyek pengurukan jalan masuk ke perumahan PT.BUMI di stop oleh pengelola tambak. Pasalnya jika pemasangan jembatan boxculvert serta penyempitan lahan tetap dilakukan akan berdampak pada
Penghasilan tambak seluas sebelas hektar rugi ratusan juta.
Hadi (55) warga Desa Damarsih pengelola Tambak Prasung, meminta sebelum ada kejelasan antara pihak pengelola perumahan atau PT BUMI, Desa Prasung dan Dinas terkait untuk duduk bersama mencari solusi.
Sebelum hal itu dilakukan dirinya minta kegiatan pengurukan yang dilakukan alat berat berhenti sementara sambil menunggu ada solusinya.
” Jika pengurukan tetap dilakukan dirinya akan menempuh jalur hukum “, ancamnya

Hal senada dikatakan Dandik Siswanto, wakil ketua Pemerhati Lingkungan Pemuda Pancasila MPC. Kabupaten Sidoarjo mengaku proyek pengurukan sepadan sungai jelas-melanggar aturan.

Menurutnya, PT bumi sebagai pelaksana dilapangan sudah memakan bibir sungai dan mengakibatkan penyempitan serta pendangkalan sungai.
Tak hanya itu, disinyalir perijinan sebagai prasyarat legalitas perumahan tidak ada, lahan perumahan sebagai lahan zona industri dan jembatan yang rencananya akan di tancapkan menuju perumahan Bumi Sejahtera Juanda belum mengantongi ijin.
Maka dari itu dirinya meminta Dinas terkait agar segera turun tangan.(GUS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *