Pembangunan Pasar Desa Wonoayu Terancam Batal


Progressnewsjatim,Sidoarjo.Proyek pembangunan pasar wonoayu terancam batal.pasalnya warga sekitar menolak karena sebelumnya tidak diajak rembuk kepala desa. Penolakan proyek yang dianggarkan menghabiskan dana sebesar rp 970 jt an dihentikan saat pagi itu terjadi aktifitas pengurukan.

senin 03 des 2018 ,tepatnya di sebelah utara perempatan wonoayu atau di belakang pasar wonoayu warga sekitar sempat di buat kaget. Karena adanya kegiatan proses pengurukan lahan yang rencananya akan di bangun pasar desa wonoayu.terutama beberapa sebagian perangkat desa termasuk kepala dusun setempat.

Sesaat pengurukan tetap berjalan sampai belasan truk dan alat berat sudah siap untuk meratakan gundukan sertu yang sudah di terkirim. Di tengah hari ada dua perangkat desa yaitu Ilyasak dan hanif menghentikan proyek dengan alasan mereka tidak setuju dengan adanya program kepala desa untuk membuat pasar desa.

menurutnya selain tidak perlu juga tidak ada koordinasi dengannya. Sebagai bentuk ketidaksetujuan adanya passr baru, kedua persngkat mengajak beberapa orang perwakilan dari lembaga desa dan perwakilan warga untuk datang ke kantor kelurahan wonoayu guna menayakan kepada kepala desa .

Alhasil,  terjadilah mediasi di balai desa  tampak hadir juga babinkantibnas dan babinsa setempat sebagai penyaksi mediasi itu.

kepala desa Supriyadi menyampaikan bahwa rencananya itu sudah di musyawarahkan di muserbang tanggal 19 sept 2018. Dan hasilnya tidak sesuai yang diinginkan karena memakan anggaran terlalu besar.

Namun tak putus asa pada  tanggal 28 diadakan nya lagi rapat  dan di setujui dengan anggaran sekitar 970 jutaan.

sebagai kepala desa tidak berani untuk memutuskan ,akhirnya mereka konsultasi dengan TP4D kejaksaan .disaran kan kalau pelaksaan pengurukan segera dilaksanakan,karena waktunya sedikit.kalau sampai batas waktu nya yaitu tanggal 14 desember tidak terserap ,dana desa akan di kembalikan.hingga akhirnya kepala desa menunjuk Tpk antara lain Abu hasan,Nurhadi,Parman dan Nanang perangkt desa.juga untuk selanjutnya mengundang kontraktor hingga muncul SPK pengurukan lahan untuk pasar desa.

Setelah selesai menyampaikan semuanya ,perwakilan dari warga yang hadir yaitu Alex dan juga ketua LPMD yang kerap di panggil abah mul menyanggah ulasan dari kepalall desa.yang mana mereka berharap agar pembangunan pasar tidak di lanjutkan.dengan alasan masih banyak infrastruktur yang harus di tindak lanjuti,contohnya pemavingan jalan,pembenahan selokan yang sering banjir kalau ada hujan,dan lain lain.sedang untuk pasar yang sudah ada masih banyak stan yang masih kosong.mereka menambahkan juga ,kalau kades mengadakan rapat desa harus tetap melibatkannya agar tidak muncul permasalahan seperti ini.hingga akhirnya kades bisa menerima keluhannya ,dan menyadari kalau selama ini ada kalalaian darinya.”kalau sudah seperti ini,sistem akan saya rubah kalau sistem ini salah. saya minta maaf, minta pentunjuk dan juga akan membenainya.”ucap kades dengan santai.hingga kedua belah pihak saling mengisi bagaimana dengan waktu yang sangat mendesak bisa menyelesaikan solusi secara bersama sama. kemudian di akhiri dengan besalaman secara bergantian .(Sis/Gus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *